Universitas Kristen Tentena (UNKRIT) melaksanakan rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 pada hari ketiga sekaligus menjadi hari terakhir pelaksanaan kegiatan. Kegiatan berlangsung dengan berbagai agenda yang bertujuan membangun karakter, memperkenalkan kehidupan kampus, serta menanamkan nilai kebersamaan dan kepedulian kepada Mahasiswa baru.
 
Pada hari terakhir ini, Mahasiswa baru diajak untuk melaksanakan bakti sosial di lingkungan UNKRIT. Kegiatan tersebut didampingi oleh Panitia PKKMB sebagai bentuk pembelajaran bagi Mahasiswa baru untuk memiliki kepedulian terhadap kebersihan, lingkungan, serta membangun semangat gotong royong di lingkungan kampus.
 
Selain kegiatan bakti sosial, Mahasiswa baru juga mendapatkan materi mengenai Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan di Lingkungan Kampus yang disampaikan oleh Fries P.S. Sigilipu, S.S., MM selaku Sekretaris LPMI UNKRIT.
Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa Perguruan Tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, adil, inklusif dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Pencegahan kekerasan menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana akademik yang sehat sehingga seluruh Civitas Akademika dapat menjalankan aktivitas pendidikan dengan rasa aman dan saling menghargai.
Lebih lanjut, Mahasiswa baru diberikan pemahaman mengenai berbagai dampak kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan Perguruan Tinggi, antara lain :
1.      Dampak terhadap keberlanjutan pendidikan (akademik);
2.      Dampak psikologis dan mental;
3.      Dampak fisik dan kesehatan;
4.      Dampak sosial dan relasi lingkungan;
5.      Dampak institusional bagi Perguruan Tinggi;
6.      Dampak terhadap inklusivitas dan kesetaraan.
Di akhir pemaparannya, Fries P.S. Sigilipu, S.S., MM menekankan bahwa dampak kekerasan sangat luas. Oleh karena itu, penanganannya tidak boleh hanya berhenti pada pemberian sanksi kepada pelaku, tetapi juga harus mencakup pemulihan korban untuk memastikan hak-hak dasar mereka sebagai manusia dan Mahasiswa tetap terlindungi.
 
Dalam rangka memperkenalkan kehidupan kemahasiswaan, Mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan organisasi kemahasiswaan yang ada di lingkungan UNKRIT. Beberapa di antaranya adalah Paduan Suara, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala), BEM UNKRIT, serta GMKI.
 
Pengenalan tersebut diharapkan dapat mendorong Mahasiswa baru untuk aktif mengembangkan potensi, minat, bakat, kepemimpinan, serta kemampuan bersosialisasi melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan.
 
Suasana semakin semarak ketika Mahasiswa baru diberikan kesempatan untuk menampilkan talenta dan kreativitas masing-masing. Berbagai penampilan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan hari terakhir PKKMB sekaligus menjadi ruang bagi Mahasiswa baru untuk mengekspresikan diri dan membangun kepercayaan diri.
 
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antar Mahasiswa baru serta menciptakan suasana kebersamaan di lingkungan kampus.
 
Rangkaian PKKMB Tahun Akademik 2026/2027 kemudian ditutup melalui ibadah penutupan yang menjadi ungkapan syukur atas terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan. Momen penutupan semakin bermakna dengan dilaksanakannya penyematan almamater UNKRIT kepada Mahasiswa baru.
 
Penyematan almamater menjadi simbol bahwa Mahasiswa baru telah menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Kristen Tentena. Selain menjadi identitas institusi, almamater juga diharapkan menjadi pengingat bagi Mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi nilai-nilai akademik, serta berkontribusi positif bagi kampus, masyarakat, dan bangsa.
 
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian PKKMB, Mahasiswa baru UNKRIT Tahun Akademik 2026/2027 diharapkan semakin mengenal lingkungan kampus, memahami hak dan kewajibannya sebagai Mahasiswa, serta siap menjalani proses pendidikan dan kehidupan kemahasiswaan di Universitas Kristen Tentena.
 
Selamat bergabung dan selamat menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Kristen Tentena.
 

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *