
Universitas Kristen Tentena (UNKRIT) turut mengambil bagian dalam Festival Bunga Desa Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Kelurahan Tendeadongi, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso. Kehadiran UNKRIT dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Poso dalam bidang pendidikan.
Rektor Universitas Kristen Tentena, Pdt. Dr. I Ketut Yakobus, S.Th., M.Si, hadir dalam kegiatan tersebut didampingi oleh Wakil Rektor III, Dr. Ir. Joice Noviana Pelima, M.Si, serta Mahasiswa Universitas Kristen Tentena.
Salah satu agenda penting yang berlangsung dalam rangkaian Festival Bunga Desa 2026 adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Kristen Tentena dan Pemerintah Kabupaten Poso tentang Program 1000 Sarjana Poso Pintar.
Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi, khususnya bagi generasi muda Kabupaten Poso.
Program 1000 Sarjana Poso Pintar diharapkan dapat menjadi salah satu upaya bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Poso melalui perluasan kesempatan memperoleh pendidikan tinggi. Dalam pelaksanaannya, UNKRIT mengambil bagian sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang mendukung peningkatan kapasitas generasi muda melalui pendidikan.
UNKRIT Tegaskan Komitmen Mendukung Pendidikan Masyarakat
Rektor UNKRIT, Pdt. Dr. I Ketut Yakobus, S.Th., M.Si, menegaskan bahwa Perguruan Tinggi memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat, tidak hanya melalui proses pendidikan di dalam kampus, tetapi juga melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
“UNKRIT menyambut baik kerja sama ini dan siap mendukung Program 1000 Sarjana Poso Pintar. Pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia. Karena itu, kami berharap kerja sama ini dapat memberikan kesempatan yang semakin luas kepada generasi muda Poso untuk mengenyam pendidikan tinggi,” ungkap Rektor UNKRIT.
Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
Kehadiran Mahasiswa UNKRIT dalam Festival Bunga Desa 2026 juga menunjukkan keterlibatan aktif generasi muda dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan pembangunan masyarakat.
Melalui kerja sama tersebut, UNKRIT terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Poso dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Program 1000 Sarjana Poso Pintar diharapkan tidak hanya membuka akses pendidikan bagi masyarakat, tetapi juga melahirkan generasi muda yang memiliki kompetensi, karakter dan kepedulian untuk turut membangun Kabupaten Poso.
Kerja sama ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen UNKRIT untuk terus menghadirkan pendidikan yang berdampak bagi masyarakat serta mewujudkan visi UNKRIT sebagai Perguruan Tinggi yang unggul, berdaya saing dan berkarakter Kristiani yang menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian.
No comment yet, add your voice below!